Benarkah Yamaha Fazzio Kalah Cepat Ketimbang Honda Scoopy?

jbkderry – Di awal Februari 2022, jagat maya dunia skuter matik low-entry dihebohkan dengan konten dari yang disebut-sebut sebagai “sultan”.

Isinya intinya Yamaha Fazzio Hybrid-Connected kalah cepat adu drag dengan Honda Scoopy yang notabene kapasitas mesinnya lebih kecil. Kok bisa?

Ada banyak sudut pandang yang tentu bisa menjelaskan, bukan semata soal adu spesifikasi motor, namun juga adu keandalan (dan niat atau orientasi) jokinya.

Yamaha Fazzio Hybrid-Connected berdasarkan data resmi di situs Yamaha Indonesia punya kapasitas mesin 124,86cc (125cc), sedang Honda Scoopy 109,5cc (110cc).

Sebelum masuk ke perbandingan mesin, ada baiknya juga melihat perbandingan data bobot atau berat keduanya, supaya bisa mendapat setidaknya gambaran lebih lugas mengenai rasio perbandingan tenaga ke bobot dari kedua skuter matik entry level ini.

Yamaha Fazzio Hybrid-Connected punya bobot 95 kg, hal ini juga sama dengan Honda Scoppy juga 95 kg (kecuali yang tipe SmartKey 94 kg)

Lalu bagaimana perbandingan output tenaga dan torsi puncaknya? Berdasarkan data pabrikan, output tenaga maksimal Yamaha Fazzio Hybrid-Connected 6,2 kW (8,3 HP) yang didapatkan pada putaran mesin 6.500 rpm. Sedang mesin Honda Scoopy punya tenaga puncak yang sedikit lebih besar yaitu 6,6 kW (8,85 HP) namun didapatkan pada putaran mesin yang lebih tinggi yaitu 7.500 rpm.

Dari gambaran data spesifikasi di atas, untuk long-range running atau adu cepat jarak jauh, nampaknya Honda Scoopy bisa sedikit diunggulkan.

Bagaimana dengan adu akselerasi awal yang berkenaan dengan kemampuan torsinya masing-masing? Yamaha Fazzio Hybrid-Connected nampaknya punya keunggulan cukup signifikan, karena didukung dengan torsi puncak 10,6 Nm pada putaran mesin 4.500 rpm, sedang Honda Scoopy terpaut cukup jauh yaitu 9,3 Nm pada putaran mesin yang lebih tinggi pula 5.500 rpm.

Jadi kalau temanya adu drag atau drag race yang jaraknya 201 meter, di atas kertas sesuai perbandingan data pabrikan masing-masing, maka Yamaha Fazzio Hybrid-Connected mestinya lebih unggul ketimbang Honda Scoopy.

Kesimpulan analisis otomotif kelas secangkir kopi ini bisa jadi tidak tepat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain misalnya ban Yamaha Fazzio Hybrid-Connected bannya kempes pas lagi adu drag, atau bisa jadi jokinya lagi mikirin hal lain ketika membetot handel gasnya.

Ya, namanya juga analisis otomotif kelas secangkir kopi, bisa jadi benar, bisa jadi kurang presisis, kembali ke asumsi dan sudut pandang masing-masing.

Itu saja dulu, semoga ada manfaatnya.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: